Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Bantul Sehat 2010

JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT(PKM)

Posted by Admin pada 4 Juni 2009

Disampaikan oleh ISA BUDI HARTOMO (BKD KAB. BANTUL) pada Diklat  Jabatan Fungsional PKM Kab. Bantul, tanggal 2 Juni 2009

Dasar :

Peraturan Bupati Bantul Nomor: 69/2007 tentang Penetapan dan Kebutuhan Jabfung Penyuluh Kesehatan Masyarakat Pasal 35
Jumlah Kebutuhan Jabatan Fungsional PKM : 27 orang.

PENDAHULUAN

  1. Visi Misi : Indonesia Sehat 2010, empat pilar sukses Indonesia Sehat 2010 : Profesionalisme, Pembangunan Berwawasan Kesehatan, Desentralisasi dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM)
  2. Profesionalisme Jabfung PKM : SK Menpan No: 8/Kep/M.PAN/8/2000 tanggal: 14-8-2000

PENGERTIAN:
Jabfung PKM adalahTenaga pelaksana Teknis Fungsional yg berstatus PNS dilingkungan Departemen Kesehatan serta instansi di luar Depkes yang mengemban tugas, tanggungjawab dan hak secara penuh oleh pejabat yg berwenang untuk melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat/promosi kesehatan secara profesional.

TUGAS POKOK :

  1. Melaksanakan Kegiatan Advokasi
  2. Melaksanakan Kegiatan Bina Usaha
  3. Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat
  4. Melaksanakan Penyebarluasan Informasi Kesehatan
  5. Membuat Rancangan Media (Cetak, elektronik maupun luar ruang)
  6. Melakukan Pengkajian/Penelitian Perilaku Masyarakat yg berhubungan dg kesehatan
  7. Merencanakan Intervensi dlm rangka mengembangkan perilaku masyrakat yg mendukung kesehatan.

KATEGORI JAFUNG PKM:
A. PKM TERAMPIL :

Kegiatan Teknis Operasional Ketrampilan PKM/Promosi Kesehatan terdiri dari :

  • PKM Pelaksana : Pangkat Pengatur Muda Tk.I (II/b) s.d. Pengatur Tk. I (II/d)
  • PKM Pelaksana Lanjutan: Penata Muda (III/a) s.d. Penata Muda Tk. I (III/b)
  • PKM Penyelia : Penata (III/c) s.d. Penata Tk. I (III/d)

B. PKM AHLI:

Kegiatan Pengembangan Pengetahuan, penerapan konsep dan teori, ilmu dan seni untuk pemecahan masalah dan proses pembelajaran yang sistimatis terdiri dari :

  • PKM pertama : Penata Muda (III/a) s.d. Penata Muda Tk. I (III/b)
  • PKM muda: Penata (III/c) s.d. Penata Tk. I (III/d)
  • PPKM madya : Pembina (IV/a) s.d. Pembina utama muda Tk.I (IV/c)

ANGKA KREDIT:
adalah Penilaian atas prestasi PKM dlm mengerjakan butir-butir kegiatan sebagai syarat pengangkatan dan kenaikan jabatan/pangkat PKM
Unsur-unsur PAK PKM:

  1. Pendidikan Formal
  2. Kegiatan Penyuluhan KM
  3. Pengembangan Penyuluhan KM
  4. Pengembangan Profesi
  5. Penunjang kegiatan PKM

PENILAI ANGKA KREDIT
Pejabat Penilai Angka Kredit :

  1. Sekjend Depkes untuk PKM Madya Depkes
  2. Pimpinan istansi untuk PKM Pelaksana sd PKM Penyelia serta PKM Pertama dan PKM Muda di luar Depkes
  3. Dir. Promosi Kesehatan untuk PKM Pelaksana sampai dengan PKM Muda di Depkes.
  4. Ka. Din. Kes. Prop utk PKM Pelaksana samapi dengan PKM Penyelia serta PKM Pertama dan PKM Muda di Tkt. Propinsi.
  5. Ka. Dinas Kesehatan Kab/Kota untuk PKM Pelaksana sampai dengan PKM Penyelia serta PKM Pertama dan PKM Muda di tkt. Kabupaten/Kota

PENGANGKATAN PERTAMA KALI:
( Setelah bulan September 2001)
Syarat-syarat:
A. PKM Terampil:

  1. Berijizah minimal D III YANG SESUAI
  2. Pangkat minimal Pengatur Muda Tk.I, II/b
  3. Telah mengikuti Diklat Fungsional PKM
  4. Setiap unsur DP3 minimal baik dlm 1 th terakhir

B. PKM AHLI:

  1. Berijazah minimal S-1/ D-IV YANG SESUAI
  2. Pangkat Minimal Penata Muda, III/a
  3. Telah mengikuti Diklat Fungsional PKM
  4. Setiap unsur DP3 minimal baik dlm 1 th terakhir

PERPINDAHAN JABATAN :

  • PNS Jabfung PKM bisa dipindahkan ke jabatan struktural atau jafung lain sepanjang memenuhi persyaratan tertentu
  • PKM Terampil dapat berubah menjadi PKM Ahli bila Ybs memiliki Ijazah D-IV atau S-1 bidang kesehatan atau bidang lain dengan kualifikasi yang telah ditentukan dan bersertifikat yang setara PKM Ahli.

KEUNTUNGAN DAN PELUANG menjadi PKM:

  1. Dapat meningkatkan kemandirian dlm melakukan kegiatn PKM sehingga lebih profesional
  2. Jenjang kepangkatan dapat naik tanpa dibatasi oleh pendidikan tertinggi sesuai dengan peraturan yang berlaku
  3. Dimungkinkan mendapat tunjangan fungsional sesuai peraturan
  4. Dimungkinkan mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keahlian di bidang PKM
About these ads

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: