Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Bantul Sehat 2010

Pengumuman Pelelangan Umum Pengadaan Insektisida Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2009

Posted by Admin pada 22 Juni 2009

Pengumuman Pelelangan Umum Pascakualifikasi No.05/Panlel/insek/VI/2009

Panitia pengadaan insektisida Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2009 mengundang Rekanan Golongan Kecil bidang insektisida. Nilai pengadaan sebesar Rp.195.250.000,-

Syarat Pendaftaran :

1. Hadir sendiri atau mewakilkan di Sekretariat pendaftaran tanggal 23 Juni – 6Juli 2009 di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Jl. Lingkar Timur Manding Trirenggo Bantul 55714 Telp. (0274) 7111091 pada jam kerja

2. Membawa Fotokopi SIUP dan menunjukkan SIUP asli Keterangan lebih lanjut dapat ditanyakan di tempat pendaftaran.

Bantul, 22 Juni 2009

Mengetahui

Pejabat Pembuat Komitmen                            Ketua Panitia Pengadaan

ttd                                                                               ttd

Drg. Maya Sintowati Pandji, MM                    Sidiq Rohadi

Posted in Pengumuman Pengadaan | Komentar Dimatikan

Pelatihan Tehnisi Komputer dan Jaringan

Posted by Admin pada 15 Juni 2009

Pelatihan Tehnisi Komputer dan Jaringan Komputer dilaksanakan pada :

Hari                  : Senin – Rabu

Tanggal            : 15 – 17 Juli 2009

Tempat            : Gamatechno GECC UGM

Peserta             : 6 orang Dinkes dan Puskesmas

Posted in Agenda Kegiatan | Komentar Dimatikan

LANSIA senam Bugar di Puskesmas Sedayu II

Posted by Admin pada 6 Juni 2009

Kegiatan senam bugar lansia di Puskesmas Sedayu II Bantul pada hari Jumlat, 5 Juni 2009 bertempat di Puskesmas Sedayu II Bantul

4455_1094245514478_1176772383_30268406_144087_nn1176772383_30268407_2243191

Posted in Photo Album | Komentar Dimatikan

Waspadai Leptospira di Gudang Makanan

Posted by Admin pada 5 Juni 2009

image tikusKebersihan perorangan menentukan terjangkit tidaknya seseorang di tengah ancaman lingkungan rumah sehabis banjir.

Jika tangan tidak dibasuh sebelum memegang makanan, kuman dalam kencing tikus yang terbawa air banjir memasuki rumah bisa mencemari jemari tangan. Dengan cara begitu kuman leptospira memasuki tubuh manusia.

Bisa juga terjadi, makanan dan minuman sendiri sudah tercemar kencing tikus berpenyakit. Makanan minuman di gudang, di warung-warung, toko kelontong, supermarket, dan dapur berpeluang dikencingi tikus. Jika tikusnya berleptospira, kencing yang mencemari makanan minuman kita itu yang akan menularkan penyakitnya.

Jika tidak secara langsung tertelan atau terminum, kemungkinan kencing yang mencemari tutup minuman kaleng, misalnya. Kita terbiasa menenggak langsung setelah membuka tutup kaleng minuman tanpa membersihkannya lebih dulu. Berarti kencing yang berkuman leptospira di penutup kaleng itu langsung tertelan.

Kemungkinan lain dari gula pasir. Jika karung goni gula pasir juga dikencingi tikus berpenyakit, dan itu bisa terjadi semasih di gudang, ada bagian gula pasir yang tercemar kuman leptospira. Kalau gula pasir berkuman ini dikonsumsi mentah bisa berpotensi menimbulkan leptospirosis.

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=79&Itemid=3

Posted in Info Aktual | Komentar Dimatikan

Cara Pencegahan Leptospirosis

Posted by Admin pada 5 Juni 2009

leptopirosisKuman leptospira mampu bertahan hidup bulanan di air dan tanah, dan mati oleh desinfektans seperti lisol.

Maka upaya “lisolisasi” seluruh permukaan lantai , dinding, dan bagian rumah yang diperkirakan tercemar air kotor yang mungkin sudah berkuman leptospira, dianggap cara mudah dan murah mencegah “mewabah”-nya leptospirosis.

Selain sanitasi sekitar rumah dan lingkungan, higiene perorangannya dilakukan dengan menjaga tangan selalu bersih. Selain terkena air kotor, tangan tercemar kuman dari hewan piaraan yang sudah terjangkit penyakit dari tikus atau hewan liar. Hindari berkontak dengan kencing hewan piaraan.

Biasakan memakai pelindung, seperti sarung tangan karet sewaktu berkontak dengan air kotor, pakaian pelindung kulit, beralas kaki, memakiai sepatu bot, terutama jika kulit ada luka, borok, atau eksim. Biasakan membasuh tangan sehabis menangani hewan, trenak, atau membersihkan gudang, dapur, dan tempat-tempat kotor.

Hewan piaraan yang terserang leptospirosis langsung diobati , dan yang masih sehat diberi vaksinasi. Vaksinasi leptospirosis tidak berlaku bagi manusia. Di AS sejak Desember 2000 lalu, ada anjuran bagi orang yang berisiko terjangkit leptospirosis diberikan seminggu antibiotika (dipilih golongan doxycycline) sebagai upaya pencegahan.

Tikus rumah perlu dibasmi sampai ke sarang-sarangnya. Begitu juga jika ada hewan pengerat lain. Jangan lupa bagi yang aktivitas hariannya di peternakan, atau yang bergiat di ranch. Kuda, babi, sapi, bisa terjangkit leptospirosis, selain tupai, dan hewan liar lainnya yang mungkin singgah ke peternakan dan pemukiman, atau ketika kita sedang berburu, berkemah, dan berolahraga di danau atau sungai.

Leptospirosis tidak menular langsung dari pasien ke pasien. Kencing hewan berpenyakit leptospirosis di air, makanan, dan tanah, yang menjadi ajang penularan penyakit hewan ini terhadap tubuh manusia.

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=79&Itemid=3

Posted in Info Aktual | Komentar Dimatikan

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.